Kerennya Wisata Kampung Topeng Di Malang



Kota Malang memang semakin gencar menawarkan aneka inovasi wisata, salah satunya adalah Kampung Topeng. Terletak di Desa Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kampung Topeng baru diresmikan oleh walikota Malang yang memerintah saat itu, yaitu  Abah Anton pada 14 Februari 2017.

Ciri khas yang menjonjol di kampung ini adalah adanya ratusan topeng yang dipajang di berbagai sudut kampung dan juga dua topeng raksasa yang menjulang di tengah-tengah kampung.

Kampung ini memiliki luas lima ribu hektar persegi dan berisi ratusan  topeng aneka warna dan karakter, yang dipasang berselang-seling. Tak hanya itu, di Kampung Topeng juga terdapat aneka bunga cantik serta topeng raksasa yang tingginya mencapai 7,5 meter dan tingginya 5 meter. Topeng raksasa ini menggambarkan dua tokoh wayang yang dekat dengan masyarakat Malang, yaitu Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji.
Jika berkunjung ke Kampung Topeng, kamu akan menemukan banyak sekali lokasi foto yang instagramable. Kamu juga akan mendapatkan pengetahuan baru soal aneka jenis topeng, juga kesempatan untuk membuat dan mewarnai topeng oleh-olehmu sendiri! Menyenangkan bukan?


Untuk pergi kesana kamu cukup mengetik lokasinya di google maps, lantas mengikuti petunjuk arahnya. Hanya perlu setengah jam dan kamu akan sampai disana.

Lokasi Wisata Kampung Topeng Malang

Tiket masuk ke tempat ini juga tidak mahal. Kamu hanya perlu membayar sebesar lima rupiah, dan kamu sudah bisa puas berkeliling dan menikmati keindahan Kampung Topeng.
Kamu juga tak perlu khawatir akan mati gaya atau mengerutkan dahi sebab tak tahu sejarah atau karakter-karakter dari topeng yang kamu lihat. Sebab, akan ada warga setempat yang dengan lihai memberimu panduan mengenai aneka hal di tempat wisata ini. Mereka sudah terlatih untuk memandu para wisatawan karena rutin diberikan pembinaan.

Fasilitas di Kampung Topeng Malang 

Kampung Topeng sendiri terdiri dari empat puluh rumah. Kampung ini sebenarnya menjadi bentuk pemberdayaan pemerintah kepada penduduk setempat. Dimana, penduduk Kampung Topeng ini dulunya adalah gelandangan dan pengemis di Kota Malang. Mereka lantas difasilitasi dengan hunian seluas 3 x 4 meter, sekaligus usaha topeng agar tidak mengemis lagi. Selain itu, penduduk juga dibekali dengan pembinaan selama tiga bulan, serta modal usaha. Karena itu, tidak mengherankan jika di Kampung Topeng akan banyak kamu temui penjual makanan sebagai bentuk usaha masyarakat. Mulai dari mie ayam, tempura, dan bakso. Fasilitas di tempat ini juga sudah lengkap. Mulai dari toko souvenir, toilet, juga bank BNI di sekitar kamu. Bahkan, di Kampung Topeng juga tersedia wahana wisata seperti flying fox! sumber sumber

Facebook Comments


Share